1. Bimbingan konseling kelompok di sekolah



Bimbingan konseling kelompok di sekolah membahas upaya untuk mendidik, membimbing, memberikan dukungan dan mengubah pengetahuan dan ilmu kepada siswa sehingga mereka menjadi individu yang baik. Bimbingan bisa diartikan sebagai bantuan yang berarti memberikan dukungan untuk membantu individu mencapai perkembangan yang optimal.

Bimbingan Konseling sebagai bagian dari upaya pendidikan yang merupakan pemberian pelayanan bantuan kepada peserta didik untuk tumbuh dan berkembang atau menuntaskan tugas-tugas perkembangannya. Salah satu layanan dalam bimbingan konseling yaitu layanan konseling kelompok yang memungkinkan sejumlah peserta didik secara bersama-sama melalui dinamika kelompok memperoleh berbagai bahan baru dari guru pembimbing ( konselor) untuk membahas secara bersama-sama pokok bahasan atau topik tertentu yang berguna untuk menunjang pemahaman dalam kehidupan sehari-hari dan untuk perkembangan dirinya sebagai individu maupun sebagai pelajar. Untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab siswa dapat dilakukan salah satunya dengan melaksanakan layanan konseling kelompok karena membahas masalah sesama anggota kelompok melalui dinamika kelompok bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dan melatih siswa menjadi lebih bermakna dan mandiri.

Peraturan Pemerintah No. 28/1990 tentang Pendidikan Dasar, Pasal 25 ayat 1 menyebutkan bahwa bimbingan adalah bantuan yang diberikan kepada siswa untuk membantu mereka dalam memahami diri mereka, mengenal lingkungan mereka, dan merencanakan masa depan mereka. Pendekatan yang lebih komprehensif terhadap bimbingan dijelaskan oleh Setiawati dan Ni'mah Chudari, yang menggambarkannya sebagai:

1. suatu proses hubungan pribadi yang bersifat dinamis, dengan tujuan memengaruhi sikap dan perilaku individu.
2. suatu bentuk bantuan yang sistematis, selain proses pengajaran, yang bertujuan membantu individu dalam menilai kemampuan dan kecenderungan mereka serta menggunakannya secara efektif dalam kehidupan sehari-hari. 
3. tindakan atau teknik yang digunakan untuk membimbing anak-anak menuju tujuan yang diinginkan, menciptakan kondisi lingkungan yang membuat individu sadar akan kebutuhan dasar mereka, memahaminya, dan mengambil langkah-langkah untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Referensi :
Nuraidah, E., Wandani, E., Mubarok, H., & Eliawati, N. (2024). Implementasi Manajemen Bimbingan Konseling Kelompok di SMA Negeri 1 Cikalong. J-STAF: Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah, 3(1), 109-120.

Ulina, R. (2023). Meningkatkan Tanggung Jawab Siswa Terhadap Peraturan Sekolah Malalui Layanan Konseling Kelompok. Benchmarking, 7(2), 100-105



Komentar

Postingan populer dari blog ini

2.Konseling individu

3.edukasi konseling tentang anak yang putus sekolah