5. Broken Home
Istilah broken home biasanya digunakan untuk menggambarkan keadaan keluarga yanng berantakkan akibat orang tua tidak lagi peduli dengan situasi dan keadaan keluarga di rumah. Orang tua tidak lagi perhatian terhadap anak-anaknya, baik masalah di rumah, sekolah sampai pada perkembangan pergaulan di masyarakat. Broken home bisa juga diartikan sebagai keluarga yang tidak harmonis dan tidak berjalan layaknya keluarga yang rukun damai dan sejahtera karena sering terjadi keributan serta perselisihan yang menyebabkan pertengkaran dan berakhir pada perceraian, Kondisi ini menimbulkan dampak yang sangat besar terutama bagi anak-anak. menurut Prasetyo (2009) broken artinya ”kehancuran” sedangkan home artinya ”rumah”. Broken home mempunyai arti bahwa adanya kehancuran yang ada di dalam rumah tangga yang disebabkan oleh kedua suami istri yang mengalami perbedaan pendapat. Defenisi lain menurut Ahmadi (2009) keluarga broken home adalah keluarga yang terjadi dimana tidak hadirnya salah satu orang tua...